Banyak Bayi Terpapar Merkuri di Lokasi Tambang Emas Madina, Begini Kata Polda Sumut

Stepanus Purba
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja. (Foto: iNews/Stepanus Purba)

Kelainan bayi cacat itu bermacam-macam, mulai dari bayi dengan kondisi usus di luar (gastroschisis), bayi bermata satu atau cyclopia, hingga anencephaly atau kelainan pada tengkorak kepala.

"Iya, karena terkadang ibunya lagi kerja di tempat mesin (pemisah) emas, sehingga walau bagaimana pun mereka pasti terkena imbas dari merkuri itu," ujarnya.

Dahlan menjelaskan, selama dua tahun terakhir, tambang emas liar milik masyarakat terus bermunculan di Madina Sumut. Jumlahnya semakin banyak, dan semakin menyebar di area perkampungan warga.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
8 hari lalu

Pengosongan Rumah Aset PT KAI di Medan Diwarnai Perlawanan, Penghuni Acungkan Parang

10 hari lalu

Dramatis! Tembus Hujan Deras, Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Sungai Deli Medan

10 hari lalu

Penggerebekan Narkoba di Medan Diwarnai Tembakan, Sejumlah Orang Nekat Nyemplung ke Sungai

20 hari lalu

17 Siswa SD di Medan Muntah Usai Santap MBG, Guru Panik

30 hari lalu

2 Pelaku Jambret HP Wanita Pemesan Ojol di Medan Ditembak usai Lawan Petugas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal