Banyak Bayi Terpapar Merkuri di Lokasi Tambang Emas Madina, Begini Kata Polda Sumut

Stepanus Purba
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja. (Foto: iNews/Stepanus Purba)

Kelainan bayi cacat itu bermacam-macam, mulai dari bayi dengan kondisi usus di luar (gastroschisis), bayi bermata satu atau cyclopia, hingga anencephaly atau kelainan pada tengkorak kepala.

"Iya, karena terkadang ibunya lagi kerja di tempat mesin (pemisah) emas, sehingga walau bagaimana pun mereka pasti terkena imbas dari merkuri itu," ujarnya.

Dahlan menjelaskan, selama dua tahun terakhir, tambang emas liar milik masyarakat terus bermunculan di Madina Sumut. Jumlahnya semakin banyak, dan semakin menyebar di area perkampungan warga.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
17 jam lalu

Live TikTok Konten Pornografi demi Gift, Perempuan di Medan Ditangkap Polisi

8 hari lalu

DJ Perempuan Ternama di Medan Ditangkap Polisi, Diduga Jual Vape Narkoba

12 hari lalu

Partai Perindo Gelar Sekolah Politik di Medan, Perkuat Kader Muda Menuju Pemilu 2029

16 hari lalu

Polisi Bongkar Peredaran Narkoba dalam Pod di Kafe Medan, 3 Remaja Ditangkap

26 hari lalu

Geger! Mayat Pria Ditemukan di Sungai Denai, Diduga Tewas Tersengat Alat Setrum Ikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal