Begini Tanggapan BTN atas Kasus Dugaan Korupsi Kredit Modal Kerja di Cabang Medan

Aditya Pratama
Bank BTN. (Istimewa)

Bank BTN membenarkan bahwa fasilitas kredit yang disalurkan kepada PT KY sebesar Rp39,5 miliar. Namun, sisa kredit macet bukanlah sebesar Rp39,5 miliar, melainkan Rp14,7 miliar yang merupakan kewajiban pokok. 

"Karena sudah ada pembayaran pokok kredit yang dilakukan oleh PT KY sekitar Rp24 miliar," katanya. 

Dia juga menjelaskan, fasilitas kredit PT KY menjadi bermasalah karena adanya penggelapan 35 sertifikat pada saat proses balik nama dan pengikatan hak tanggungan. Akibatnya, kolektibilitas kredit PT KY menjadi macet sejak 29 Januari 2019.

Dalam kasus ini, Bank BTN menjadi pihak yang dirugikan. Karena itu, Bank BTN telah melaporkan penggelapan dimaksud ke Kepolisian. Selain itu Bank BTN sudah berupaya secara optimal dalam mengupayakan penyelesaian permasalahan barang jaminan bank.

"Upaya tersebut, termasuk dalam hal ini melakukan gugatan perdata kepada para pihak yang tidak bertanggung jawab," ujarnya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mantan Bupati Pulau Taliabu Aliong Mus Ditahan Kasus Korupsi Rp8 Miliar

57 tahun lalu

Usut Korupsi Bupati Fadia Arafiq, KPK Periksa Wakil Ketua DPRD Pekalongan

57 tahun lalu

Sidang Perdana Dikawal Ketat, Eks Bupati Pati Sudewo Didakwa Terima Suap Rp1,37 Miliar

57 tahun lalu

Wakil Wali Kota Bandung Erwin Buka Suara usai Kejari SP3 Kasus Dugaan Korupsi

57 tahun lalu

Kades Kedaton Lampung Utara Jadi Tersangka Kasus Korupsi Dana Desa Rp448 Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal