Dia mengatakan, kejadian gempa bumi pernah tercatat di patahan Renun tahun 1975 dengan magnitudo 7,2. Kemudian patahan Toru tahun 1984-1987 dengan magnitudo 6,2 dan patahan Angkola tahun 1892 dengan magnitudo 7,7.
Secara umum, wilayah Dairi merupakan daerah yang sangat rawan terhadap ancaman gempa bumi, baik atas dasar fakta gempa Aceh tahun 2004 dan gempa di Pulau Banyak (Nias) tahun 2005.
Sementara itu, Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu mengapresiasi BMKG yang telah memasang alat pendeteksi gempa bumi dan tsunami di Dairi.
"Terima kasih kepada BMKG dan kami harapkan WRS New Gen ini bisa membantu Pemkab Dairi sebagai perpanjangan tangan BMKG dalam menyebarkan informasi dini gempa bumi dan tsunami," kata Eddy.