Edy Rahmayadi Berencana Isolasi Pulau Nias, Bandara dan Pelabuhan Ditutup

Stepanus Purba
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat melakukan peninjauan. (Foto: Antara)

"Kami sudah koordinasi dengan Sekretaris Daerah se-Kepulauan Nias yang dipimpin langsung Sekda Sumut Ibu Sabrina. Upaya-upaya pun akan kita lakukan untuk mengembalikan Kepulauan Nias menjadi zona hijau, salah satunya membentuk satuan yugas (Satgas) yang fokus membantu penurunan angka positif,” katanya.

Menurutnya, saat ini sedang disiapkan MoU antara empat bupati dan satu wali kota di Kepulauan Nias. Hasil MoU ini nanti akan menjadi dasar melakukan pembatasan-pembatasan.

"Semua harus sepakat aturan tentang pembatasan orang keluar masuk Kepulauan Nias selama 14 hari. Setiap daerah pun harus sama-sama menyepakati apa hak dan kewajibanya. Jangan pelabuhan yang ada di Gunungsitoli ditutup, tapi di Nias Selatan tetap buka,” ucapnya.

Sementara itu, untuk mempercepat deteksi kasus Covid-19 di Kepulauan Nias, Kepala Dinas Kesehatan Sumut Alwi Mujahit merencanakan akan membuat laboratorium swab di pulau tersebut.

"Kepulauan Nias itu jumlah penduduknya mencapai 800.000 jiwa. Target kami nanti akan dilakukan swab terhadap 72 orang per hari,” ujar Alwi.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Bobby Nasution Gratiskan Biaya SMA-SMK di 6 Daerah Terdampak Bencana

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Sungai Susua di Nias Selatan Meluap, 5 Warga Sempat Hanyut Terseret Arus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal