Erick Thohir Murka, Minta Semua yang Terlibat Kasus Rapid Test Antigen Bekas Dipecat

Jonathan Simanjuntak
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir murka dengan kejadian penggunakan alat rapid test antigen bekas di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deliserdang, Sumatra Utara. Dia meminta oknum petugas Kimia Farma yang terlibat dipecat.

"Saya sendiri yang meminta semua yang terkait, mengetahui dan yang melakukan agar dipecat serta diproses hukum secara tegas," ujar Erick, Kamis (29/4/2021)

Menurutnya, ulah oknum yang turut terlibat telah mencoreng dan mengkhianati profesi pelayanan masyarakat, khususnya di sektor kesehatan. Dia juga memastikan akan turun langsung untuk memeriksa semua jajaran dalam organisasi secara menyeluruh.

"Tentunya untuk sisi hukum kami serahkan kepada aparat yang berwenang. Tapi di sisi lain, pemeriksaan secara prosedur maupun organisasi mesti dilakukan secara menyeluruh,” katanya.

“Tak ada toleransi bagi setiap pihak yang tidak sesuai dengan core value BUMN. Tak peduli siapa, apa jabatannya, semua yang melanggar silakan keluar (dari BUMN). Saya sendiri akan turun untuk melakukan evaluasi," ucapnya

Diketahui, Polda Sumut telah menetapkan lima orang sebagai tersangka kasus dugaan penggunaan alat tes antigen bekas di Bandara Kualanamu. Mereka bekerja di Kimia Farma sebagai pengelola laboratorium tes antigen Bandara Kualanamu.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
18 hari lalu

Terimbas Erupsi Gunung Anak Krakatau, 20 Penerbangan Kualanamu-Jakarta Dibatalkan

23 hari lalu

Bandara Kualanamu Ditutup Imbas Erupsi Gunung Sinabung, 51 Penerbangan Dibatalkan

23 hari lalu

Abu Vulkanik Erupsi Gunung Sinabung Selimuti Bandara Kualanamu, 21 Penerbangan Dibatalkan

4 bulan lalu

Imigrasi Medan Deportasi 8 WNA China, Diduga Kerja Jadi Fotografer hingga MUA

5 bulan lalu

Diiringi Lantunan Azan, Kloter Pertama Calon Haji Sumut Dilepas ke Tanah Suci

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal