Gaji Dipotong, Tenaga Honorer Desak Polisi Tangkap Bupati Simalungun

Stepanus Purba
Forum Honorer Simalungun Bersatu (FHSB) saat berunjuk rasa di Kantor Mapolda Sumut menuntut Bupati JR Saragih ditangkap karena diduga memotong gaji dan melakukan pungli. (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

Selain dipotong gaji, Ganda juga mengungkapkan bahwa tenaga honorer kerap kali dimintai pungutan tanpa peruntukan yang jelas. "Kami diminta menyetor kepada dinas mulai dari Rp15 juta hingga Rp20 juta agar kontrak kami diperpanjang," tandas Ganda.

Atas dasar itu, para demonstran meminta agar Polda Sumut segera turun tangan mengusut tuntas dugaan pungli yang diduga dilakukan JR Saragih. Mereka juga mendesak polisi segera menangkap JR Saragih karena saat ini dia sudah ditetapkan tersangka pemalsuan dokumen saat Pilgub Sumut. "JR saragih harus segera ditangkap agar Simalungun dapat lebih baik kedepan," tandasnya.

Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan mengaku telah menerima aspirasi dari para pengunjuk rasa tersebut. "Tuntutan massa sudah kita terima dan selanjutnya akan dipelajari oleh kita," tandasnya. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
3 hari lalu

Driver Taksi Online di Deli Serdang Tewas Dirampok, Motif Pelaku Butuh Uang Beli Sabu

23 hari lalu

Sindikat Online Scamming Internasional Digerebek di Medan, Korban Ditipu Rp6,7 Miliar

26 hari lalu

Propam Polda Sumut Dalami Motif di Balik Kematian Mantan Istri Anggota Polrestabes Medan

31 hari lalu

Profil Brigjen Naek Pamen Simanjuntak Jabat Wakapolda Sumut, Lama Berkarier di Propam

1 bulan lalu

Polda Sumut Ungkap 3.865 Kasus Narkoba, Sita Barang Bukti Sabu Hampir 1 Ton

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal