Bupati Asahan Taufik Zainal Siregar, mengatakan pemerintah telah memasukkan perbaikan jalan tersebut sebagai prioritas pembangunan. Menurutnya, penanganan jalan itu juga sudah masuk dalam Balai Jalan Provinsi Sumut.
"Tahun ini sudah prioritas, sudah masuk di Balai Jalan Provinsi Sumatera Utara," ujarnya.
Setelah mendapat penjelasan dari Bupati Asahan, massa akhirnya membubarkan diri. Meski begitu, warga menyatakan akan kembali menggelar aksi jika tuntutan perbaikan jalan belum dipenuhi.