Hakim PN Medan Ditemukan Tewas di Perkebunan Sawit, Polisi: Kita Tunggu Hasil Autopsi

Stepanus Purba
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto. (Foto: Dok iNews).

MEDAN, iNews.id - Polisi masih menyelidiki kasus kematianhakimPengadilan Negeri (PN) Medan, Jamaluddin. Penyebab korban tewas saat ini belum bisa disimpulkan, karena menunggu hasil autopsi lebih dulu.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil autopsi dari rumah sakit untuk dapat memastikan penyebab kematian korban. Selain itu, petugas juga sedang melakukan olah TKP di lokasi penemuan jasad korban.

"Kita masih menunggu hasil autopsi dan olah TKP," kata Dadang saat dikonfirmasi wartawan di Kota Medan, Sumut, Sabtu (30/11/2019).

Terkait hal janggal yakni, posisi korban berada di bangku tengah mobil, kata dia, belum tentu menjadi indikasi pembunuhan atau penganiayaan. Dia mengatakan, penyebab pastinya akan menunggu autopsi dan olah TKP.

"Benar korban berada di bangku tengah, tapi biarkanlah hasil autopsi nanti yang membuktikan," ujarnya.

Sebelumnya, Hakim PN Medan Jamaluddin ditemukan tewas di dalam mobil Toyota Land Cruiser dengan nomor polisi BK 77 HD di areal perkebunan sawit, Desa Suka Rame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, Sumut, Jumat (29/11/2019).

Penemuan mayat ini berawal dari laporan warga ke Polsek Kutalimbaru. Dari hasil pemeriksaan sementara, di dalam mobil tersebut terdapat jasad korban yang tewas dengan kondisi tubuh sudah membiru.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan Maut Truk Tabrak Truk di Tol Cipularang, 1 Orang Tewas Terjepit

57 tahun lalu

Surabaya Geger, Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas Telanjang Bersimbah Darah di Kamar Kos

57 tahun lalu

ASN Bangkalan Ditemukan Tewas di Bandara Juanda Diduga Hamil, Ini Penjelasan Tim Forensik

57 tahun lalu

Hasil Autopsi ASN Bangkalan Tewas di Parkiran Bandara, Ditemukan Luka Benda Tumpul

57 tahun lalu

Olah TKP, Polisi Amankan Lokasi Penyekapan Sadis Wanita di Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal