Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Video Ayah Kandung Aniaya Anak 5 Tahun di Bandung Barat sampai Luka dan Trauma 
Advertisement . Scroll to see content

Kesal Istri TKW Tak Kirim Uang, Ayah di Purwakarta Tega Siksa Anak Kandung

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:28:00 WIB
Kesal Istri TKW Tak Kirim Uang, Ayah di Purwakarta Tega Siksa Anak Kandung
Polisi mengamankan ayah yang tega menganiaya anak kandung di Purwakarta gegara kesal istri yang bekerja di Arab Saudi tidak mengirimi uang bulanan. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

PURWAKARTA, iNews.id – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video dugaan penganiayaan seorang ayah terhadap anak kandung di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026). Aksi kekerasan tersebut diduga dipicu kekesalan pelaku yang tidak mendapat kiriman uang dari istrinya yang bekerja sebagai tenaga kerja wanita (TKW) di Arab Saudi. 

Mirisnya, anak perempuan yang baru berusia enam tahun berinisial N diduga menjadi sasaran pelampiasan kekesalan sang ayah. 

Berdasarkan rekaman video yang beredar, bocah perempuan tersebut mendapatkan perlakuan kasar dari pria berinisial PY (36), yang tak lain merupakan ayah kandungnya. 

Peristiwa kekerasan ini diduga terjadi di rumah pelaku Desa Citalang, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta.

Ketua RT Citalang, Tarmad mengungkapkan, aksi kekerasan tersebut diduga sengaja direkam sendiri oleh pelaku kemudian dikirimkan ke istrinya di Arab Saudi agar segera mengirimkan uang. 

Korban N merupakan anak kandung pelaku dari pernikahan dengan istri keduanya. 

"Video itu diduga sengaja dibuat sama pelaku buat menakut-nakuti dan minta kiriman uang ke istrinya yang kerja jadi TKW di Arab Saudi. Korban ini anak kandungnya," kata Tarmad, Kamis (13/8/2026). 

Kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur ini kini ditangani polisi. Kapolsek Purwakarta Kota, Kompol Enjang Sukandi mengatakan, pelaku PY sudah diamankan untuk diperiksa lebih lanjut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut