Kasus Bocah Dibakar dan Minum Air Seni di Tanjungbalai, Ini Kata KPAI

Antara
Bocah AY yang hanya terbaring lemah karena mengalami luka bakar di kaki atas ulah teman sepermainannya. (Foto: iNews/Ulil Amri)

JAKARTA, iNews.id – Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Rita Pranawati angkat bicara atas kasus dugaan kekerasan anak oleh teman sepermainannya di Tanjungbalai, Sumatera Utara (Sumut). Dia menilai, pelaku bocah 10 tahun yang menyuruh temannya minum air seni dan sekaligus membakar dengan bensin, bisa digolongkan sebagai korban.

"Anak yang menjadi pelaku dalam hal ini sesungguhnya juga korban dari situasi yang tidak tepat," kata Komisioner KPAI bidang Pengasuhan di Jakarta, Jumat (9/11/2018).

Dia mengatakan, berkaitan atas kasus korban bocah dibakar di Tanjungbalai, sudah seharusnya orang tua dari anak pelaku melakukan evaluasi pengasuhan. Khususnya menanyakan pada diri sendiri hingga anak bisa melakukan tindakan kekerasan terhadap temannya.

Menurutnya, orang tua harus memberikan contoh baik di rumah sehingga anak terinspirasi sikap positif orang tua. Selain itu, kendali terhadap tontonan dan game yang dimainkan menjadi salah satu kunci penting agar anak berperilaku baik.

"Kejadian ini mengingatkan kita semua tentang pentingnya orang tua untuk terus menerus memberikan pengasuhan terbaik dan pengawasan yang optimal," ujarnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KPAI Temukan Dugaan Pelecehan Seksual oleh Oknum Polisi di Magelang, Komisi XIII DPR RI Minta Diusut Tuntas

57 tahun lalu

Duh! Ibu Tega Setrika Anak Kandung di Pangkalpinang Hanya gegara Perkara Makanan

57 tahun lalu

Weekend Story: Kisah Pilu 2 Bocah di Makassar, Korban Kekejaman Ayah Kandung dan Ibu Tiri

57 tahun lalu

Viral Video Dugaan Kekerasan Pengasuh Daycare di Medan, Anak Memar di Dada-Pipi

57 tahun lalu

Kecelakaan Beruntun di Tanjungbalai, Toyota Innova Tabrak 3 Kendaraan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal