Kasus Bocah Dibakar dan Minum Air Seni di Tanjungbalai, Ini Kata KPAI

Antara
Bocah AY yang hanya terbaring lemah karena mengalami luka bakar di kaki atas ulah teman sepermainannya. (Foto: iNews/Ulil Amri)

Rita mengatakan, pada aspek hukum anak di bawah 12 tahun belum memiliki pertanggungjawaban sehingga secara otomatis dikembalikan kepada orang tuanya. Anak hanya akan mendapat pendidikan, pembinaan serta pembimbingan agar lebih baik ke depannya.

Selain itu, korban kekerasan juga penting mendapatkan perlindungan, pemulihan dari rasa trauma dan rehabilitasi sosial. KPAI sangat menyayangkan kekerasan yang dilakukan oleh seorang anak kepada anak lain tersebut.

Rita mengungkapkan, anak usia sekolah dasar memang sudah memasuki fase kemandirian, seperti mandiri bersosialisasi termasuk bermain dengan temannya. Orang tua berperan untuk mengajarkan bagaimana menolak perilaku kasar yang dilakukan teman, mengingatkan dan tetap bersikap tegas terhadap perilaku buruk yang ditujukan kepadanya.

“Selain itu, mendidik anak untuk memiliki karakter yang baik sangat penting, misalnya mengingatkan mereka agar menyayangi dan menghargai sesama,” ucapnya.

Diketahui, seorang bocah berusia delapan tahun berinsial AY menjadi korban kekerasan teman sepermainannya, di Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara (Sumut). Dia dipaksa minum air seni pelaku kemudian dibakar dengan menggunakan bensin hingga korban mengalami luka bakar 4 persen dan mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Umum (RSU) setempat.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KPAI Temukan Dugaan Pelecehan Seksual oleh Oknum Polisi di Magelang, Komisi XIII DPR RI Minta Diusut Tuntas

57 tahun lalu

Duh! Ibu Tega Setrika Anak Kandung di Pangkalpinang Hanya gegara Perkara Makanan

57 tahun lalu

Weekend Story: Kisah Pilu 2 Bocah di Makassar, Korban Kekejaman Ayah Kandung dan Ibu Tiri

57 tahun lalu

Viral Video Dugaan Kekerasan Pengasuh Daycare di Medan, Anak Memar di Dada-Pipi

57 tahun lalu

Kecelakaan Beruntun di Tanjungbalai, Toyota Innova Tabrak 3 Kendaraan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal