Keluarga Bongkar dan Pindahkan Makam di Tobasa, Hasil Tes Swab Negatif Covid-19

Rifandy Lubis
Makam pasien yang dipindahkan di Tobasa setelah hasil swab keluar dan dinyatakan negatif. (Foto: iNews/Rifandi Lubis)

Helena Siahaan anak pasien yang meninggal menyesalkan sikap petugas yang dinilainya sangat overacting dalam menangani penguburan orang tuanya.

"Memang ini protokol kesehatan, namun praktik di lapangan sangat berlebihan. Orang tua saya sudah lanjut usia, cucunya bahkan sudah punya anak. Kami harus menghormatinya dan setelah berembuk dengan keluarga dan pemerintah desa secara adat, kami berkoordinasi untuk memindahkan makamnya," ujar Helena, Kamis (10/9/2020).

Dia juga menyesalkan pelayanan kesehatan yang dinilai lambat. Sebab hasil swab terhadap pasien ES baru keluar setelah menjalani perawatan selama tujuh hari. Dampaknya, orang tuanya yang sakit karena sudah usia lanjut disebut sebagai pasien Covid-19. 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Gempa Hari Ini Guncang Toba Samosir Sumut, Cek Kekuatan Magnitudonya!

3 bulan lalu

Pilu! Diusir dari Rumah, Pria Lansia Penderita Katarak di Kuningan Tinggal di Permakaman

7 bulan lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

7 bulan lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

8 bulan lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal