“Setiap selesai salat, Ndis selalu mendoakan agar Bapak menjadi Presiden di sujud terakhir Ndis,” tulisnya.
Dalam suratnya, Gendis juga menceritakan usahanya untuk mendapatkan uang sehingga bisa menabung untuk diberikan kepada Prabowo. Dia ternyata berjualan cokelat, puding, dan permen di sekolahnya.
Selain Gendis kecil, ribuan warga Medan turut menyambut Prabowo di lokasi acara. Selain di dalam ruangan, ribuan orang juga memadati lokasi di luar gedung untuk menyapa capres pilihannya secara langsung.