Komnas HAM akan Periksa Bupati Langkat Terkait Kerangkeng Manusia

Antara
Bupati Langkat Terbit Rencana mengenakan baju tahanan dan tangan diborgol. (Foto: Raka Dwi)

MEDAN, iNews.id - Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM) akan meminta keterangan Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Perangin-Angin terkait kerangkeng manusia di kediaman pribadinya. Pemeriksaan terhadap dijadwalkan pekan depan. 

Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengatakan pihaknya akan memfasilitasi pemeriksaan tersebut. Sebelumya, KPK dan Komnas HAM sudah berkoordinasi terkait agenda pemeriksaan. 

"Selanjutnya, KPK mempersilakan dan akan memfasilitasi kegiatan dimaksud," ujar Ali, Rabu (2/2/2022).

Ali mengatakan pihaknya akan memfasilitasi pemeriksaan tersebut pekan depan. 

"Permintaan keterangan oleh Komnas HAM terhadap TRP diagendakan pada minggu depan," kata Ali.

Ali memastikan pemeriksaan keterangan yang dilakukan Komnas HAM tidak akan mengganggu proses penyelidikan yang sedang berlangsung di KPK. Diketahui, Terbit Rencana Perangin-angin ditangkap terkait dengan kegiatan pekerjaan pengadaan barang dan jasa tahun 2020-2022 di Kabupaten Langkat,

Saat ini Polda Sumut dan Komnas HAM masih menyelidiki kerangkeng manusia di rumah pribadi Terbit Rencana Perangin-angin. Kerangkeng tersebut diklaim merupakan tempat rehabilitasi pecandu narkoba. Namun dari pemeriksaan polisi, lokasi tersebut ternyata tidak memiliki izin. 

Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KPK Tangkap 5 ASN BPK terkait Kasus Suap Bupati Muara Enim

57 tahun lalu

Bupati Muara Enim Edison Jadi Tersangka KPK, Kasus Dugaan Suap Proyek di Pemkab

57 tahun lalu

Korban Penembakan di Kembru Papua Bertambah Jadi 12 Orang, 1 di Antaranya Anak-Anak

57 tahun lalu

Bupati Muara Enim Edison Terjaring OTT KPK, Kasus Apa?

57 tahun lalu

Penggeledahan Kantor Dinkes Ponorogo Berlangsung 8 Jam, Sejumlah Dokumen Disita

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal