KSPPM Duga Banjir Bandang Humbahas akibat Deforestasi yang Kian Masif

Wahyudi Aulia Siregar
Longsor dan Banjir Bandang di Humbahas (foto: Istimewa)

Selain faktor ekologis, tingginya curah hujan yang mengguyur Desa Simangulampe beberapa hari terakhir sebelum terjadinya banjir bandang, ikut menjadi faktor utama terjadinya banjir bandang tersebut. 

Bahkan sepekan sebelum kejadian, di Desa Martodo (Marbun Tonga-Tonga Dolok), Kecamatan Bakti Raja, tepatnya 14 November 2023, juga telah terjadi banjir bandang akibat meluapnya Sungai Aek Silang yang hulunya berada di Kecamatan Pollung.

Selain itu, kata Delima, perubahan tutupan hutan dan vegetasi hutan yang semakin sedikit ikut menyebabkan banjir bandang tersebut. 

Dahulunya di Desa Sitolu Bahal dan Habeahaan terdapat tebing-tebing hutan alam dengan vegetasi yang beragam. Namun saat ini tutupan hutan sudah hampir tidak ada. Jika ada tutupan hutan vegetasinya hanya eukaliptus dan pinus.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
18 hari lalu

Kondisi Terkini Banjir Bandang Terjang Padang, Waspadai Banjir Susulan

28 hari lalu

Trauma Banjir Bandang, Warga Aceh Tengah Mengungsi usai Sungai Meluap

1 bulan lalu

Anjing Pelacak Temukan Dompet dan KTP Agusral, Korban Hilang Banjir Bandang di Solok

1 bulan lalu

Polda Sumbar Kerahkan 2 Anjing Pelacak Cari Korban Banjir Bandang di Solok

1 bulan lalu

Dahsyatnya Banjir Bandang Solok, 100 Rumah Terdampak hingga Jembatan Putus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal