Lawan Kampanye Hitam Soal Sawit Indonesia, Samade Bentuk Tim Nasional

Stepanus Purba
Ketua Tim Nasional Kampanye Sawit Positif Anthony Sembiring (paling kiri) bersama delegasi petani sawit lain saat menghadiri IPOC di Bali pada Oktober 2018 lalu. (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNews.id – Para petani kelapa sawit yang tergabung dalam asosiasi Sawit Masa Depanku (Samade) memprotes tindakan Green Peace yang dinilai telah mengampanyekan minyak kelapa sawit Indonesia dihasilkan dari praktik-praktik kotor ke dunia internasional. Samade pun membentuk tim untuk melawan bentuk kampanye hitam itu.

Ketua Umum Samade Tolen Ketaren memaparkan, aksi salah satu NGO internasional yang bergerak di bidang lingkungan hidup itu telah mengundang kemarahan sejumlah pihak, terutama para petani sawit. Mereka menilai tindakan itu sebagai bentuk kampanye hitam pada Indonesia.

Petani kelapa sawit yang tergabung dalam Samade kemudian sepakat untuk melakukan perlawanan kampanye hitam yang dilakukan oleh pihak-pihak antisawit. “Secara organisasi, kami akan melakukan perlawanan terhadap kampanye hitam soal sawit ini,” kata Tolen Ketaren saat dihubungi oleh iNews.id, Sabtu (10/11/2018).

Menurut Tolen, perlawanan itu mereka lakukan karena atas dasar sukarela dan tanpa paksaan dari pihak manapun. Pasalnya, petani menjadi yang paling terdampak dari kampanye hitam itu.

“Sebab perlu diketahui bahwa kami sendirilah yang merasakan langsung dampak negatif dari kampanye hitam yang dilakukan oleh kelompok-kelompok antisawit,” katanya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
8 hari lalu

Viral Cekcok Oknum TNI dan Toke Sawit di Labuhanbatu Utara, Berawal dari Teguran

16 hari lalu

Mencekam! Bentrokan Maut Antarkeluarga Perebutan Lahan di Luwu Utara, 1 Orang Tewas

1 bulan lalu

Pembunuhan di Langkat, Penjaga Sawit Tewas Diserang 2 Rekan Pakai Parang dan Senapan Angin

2 bulan lalu

Bakar 25 Hektare Lahan Gambut untuk Sawit, Warga Pelalawan Ditangkap Polisi

3 bulan lalu

Detik-Detik Truk Sawit Terguling Timpa 10 Siswi SMP di Labuhanbatu, 1 Tewas 2 Luka Berat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal