Marak Kecelakaan Tunggal di Jalan Tol, Ini Kata Jasa Marga

Stepanus Purba
Minibus yang kecelakan tunggal di Jalan Tol Medan-Tebingtinggi akibat pecah ban. (Foto: iNews/Wahyu Rustandi)

MEDAN, iNews.id - Kecelakaan tunggal akhir-akhir ini kerap terjadi di jal tol khususnya di ruas tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi (MKTT). Rata-rata penyebab kecelakaan tunggal tersebut dikarenakan pecah ban yang mengakibatkan sopir kehilangan kendali atas kendaraannya. 

PT Jasa Marga selaku pengelola jalan tol mengingat para pengemudi untuk memastikan kondisi fisik kendaraan mereka sebelum berpergian. Salah satu yang menjadi perhatian khususnya yakni kondisi ban. 

"Sebagian besar kecelakaan di tol karena ban pecah. Hal ini karena kondisi ban tidak standar," kata Manajer Lalu Lintas Regional Jasamarga Nusantara Tollroad Area Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT), Agus Rianto.

Kejadian pecah ban juga disebabkan karena para pengemudi kerap membawa muatan yang berlebih. Hal ini membuat ban kendaraan bekerja ekstra keras di luar batas kemampuannya. 
 
"Inilah yang sering tiba-tiba ban itu meletus, karena tidak kuat menahan batas berat muatan." katanya.

Agus menyarankan para pengendara khususnya yang melintas di ruas tol untuk memperhatikan indeks kecepatan dan muatan pada ban mobil. Langkah ini untuk meminimalisir potensi pecah ban saat berkendara. 

"Usahakan menjaga tekanan ban sesuai rekomendasi pabrikan. Karena tiap ban mobil memiliki ketahanan atau batasan yang berbeda-beda," katanya.
 
Selain itu,tiap pengendara sebaiknya rutin melakukan pengecekan fisik ban. Karena mengetahui sejak dini kerusakan ban akan lebih baik, sehingga bisa dengan cepat melakukan penggantian atau berkendara lebih hati-hati.
 

Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tragis! Pria 26 Tahun di Sragen Tewas Tertabrak Kereta Api Malioboro Express

57 tahun lalu

Mobil Pengantar Anak Sekolah Kecelakaan Terjun ke Parit di Soppeng, 4 Orang Luka

57 tahun lalu

Kecelakaan Truk 10 Roda Jatuh dari Jembatan Overpass Makassar, Timpa 2 Rumah Warga

57 tahun lalu

Kecelakaan di Malang, Motor dan Ambulans Tabrakan di Depan IGD RSSA

57 tahun lalu

Kronologi Kecelakaan Pikap Bawa 16 Penumpang di Sumedang, Korban Bergeletakan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal