Mengenaskan, Gajah di Suaka Margasatwa Barumun Mati akibat Malnutrisi

Wahyudi Aulia Siregar
ilustrasi gajah mati. (Ist)

MEDAN, iNews.id - Seekor gajah bernama Dwiki penghuni Suaka Margasatwa Barumun Nagari (BNSW) mati akibat mengalami malnutrisi. Ironisnya, gajah itu mati saat mendapatkan perawatan di Kamp Konservasi Gajah Aek Nauli (ANECC). 

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara, Rudianto Saragih Napitu, mengungkapkan gajah Dwiki dan seekor gajah lainnya bernama Dini, dipindahkan dari BNSW ke ANECC pada 18 Desember 2022 lalu karena sakit. Dalam proses pemindahannya kedua gajah itu selalu didampingi Tim medis dokter hewan dari Vesswic. 

Sesampainya di ANECC, gajah Dwiki mendapatkan perawatan intensif dengan diberikan pakan, obat-obatan dan vitamin.

Kemudian pada tanggal 7 dan 8 Januari 2023, Tim Medis Vesswic, yaitu drh. Daniel Sianipar dan drh. Munhar melakukan kunjungan ke ANECC untuk melakukan monitoring terhadap kesehatan gajah Dwiki dan Dini. 

Pada saat pemeriksaan kondisi kesehatan gajah Dwiki bahwa ditemukan kondisi luka luar di pipi kanan sudah mulai membaik dan gajah sudah mulai makan dan minum walaupun sedikit.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

4 Gajah Dikerahkan Evakuasi Meterial Banjir dan Longsor di Pidie Jaya

57 tahun lalu

Di Mana Itu Tesso Nillo? Rahasia Hutan Tropis Riau yang Terancam

57 tahun lalu

Moly Gajah Bali Zoo yang Hanyut Terseret Arus Sungai Dievakuasi Gunakan Alat Berat

57 tahun lalu

Anak Gajah di Taman Nasional Tesso Nilo Riau Mati, Diduga akibat Jeratan Pemburu

57 tahun lalu

Ribuan Ikan di Sungai Bengawan Solo Bojonegoro Mati, Diduga Tercemar Limbah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal