Gubenur Viktor juga meminta agar masyarakat di provinsi kepulauan itu tidak bereaksi dengan ketakutan berlebihan, ketika ada tes cepat (rapid test) yang menunjukkan hasil positif corona terhadap warga. Rapid test hanyalah dugaan awal seseorang terjangkit Covid-19.
“Jadi jangan takut berlebihan terhadap positif rapid test, karena belum tentu positif Covid-19. Itu masih harus dibuktikan melalui tes swab tenggorokan,” katanya.
Diketahui per Rabu (15/4/2020), pasien positif corona di Provinsi NTT tercatat 1 orang. Data ini berdasarkan Laporan Media Harian Covid-19 yang dipublikasikan Kementerian Kesehatan. Sementara pasien yang meninggal dunia tidak ada.