Pascaerupsi Besar Sinabung, Petani 3 Kecamatan di Karo Terancam Gagal Panen

Stepanus Purba
Lahan salak milik Iswanto Ginting yang terpapar abu vulkanis di Desa Kutambaru, Kecamatan Tiganderket. (Foto: istimewa)

MEDAN, iNews.id - Erupsi besar Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Selasa (2/3/2021) membuat ribuan hektare lahan pertanian yang tersebar di tiga kecamatan terancam gagal panen. Abu vulkanis setebal 1 hingga 3 cm merusak tanaman 

Petani salak di Desa Kutambaru, Kecamatan Tiganderket, Iswanto Ginting mengatakan, tanaman salaknya mengalami rusak terpapar abu vulkanis erupsi Gunung Sinabung. Tebalnya abu menyebabkan pohon salak miliknya hampir menyentuh tanah karena menahan beban abu yang menempel di daun dan batang pohon.

"Saat ini kami sedang berusaha menyemprotkan tanaman salak kami. Mudahan-mudahan tidak banyak yang rusak," ucap Iswanto Ginting, Rabu (3/3/2021). 

Iswanto sendiri berharap hujan di turun di kawasan desanya. Hal ini tentunya sangat membantu warga untuk menyiram tanaman mereka dari abu vulkanis Gunung Sinabung. 

"Cuaca hari ini mendung, mudah-mudahan hujan. Karena ini akan membantu membersihkan abu vulkanis," ucapnya.

Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kebocoran Sumur Minyak di Sulsel Sebabkan Sawah Gagal Panen, Perusahaan Akan Beri Kompensasi

57 tahun lalu

Simak! Penyebab Sejumlah Bahan Pangan di Bangka Barat Naik

57 tahun lalu

Gandeng Gereja, Mensos Risma Salurkan Bantuan untuk Warga Yahukimo

57 tahun lalu

Harga Cabai Tembus Rp100.000 per Kg, Omzet Pedagang Turun hingga 60 Persen

57 tahun lalu

Harga Cabai di Palangka Raya Naik Fantastis, Rp150.000 per Kg

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal