Pegawai Rutan di Madina Aniaya Santri, Kemenkumham: Kami Serahkan ke Polisi

Wahyudi Aulia Siregar
DG, pegawai Rutan Natal yang viral diduga aniaya santri Ponpes Musthafawiyah Purba Baru, Madina. (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNews.id - Kementerian Hukum dan HAM menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus penganiayaan santri oleh oknum pegawai RutanMandailing Natal (Madina) berinisial DG, kepada pihak Kepolisian. Kemenkumham yakin proses pengusutan kasus tersebut bisa berjalan secara profesional. 

"Untuk kasus itu kami serahkan saja kepada pihak kepolisian mengusut dengan tuntas,” kata Kepala Kanwil Kemenkumham Sumut Imam Suyudi, Rabu (22/9/2021).

Secara internal,  pihaknya juga nanti akan melakukan pemeriksaan terhadap DG. Hasil pemeriksaan tersebut nantinya digunakan untuk memutuskan perihal pemberian sanksi kepada DG. 

"Nanti kita lakukan pemeriksaan dulu. Kita kan belum tahu masalahnya. Kalau dari laporan yang saya terima, permasalahan kecelakaan lalu lintas dan sudah ditangani Kepolisian," ucapnya.

Sebelumnya, seorang santri Pesantren Musthafawiyah Purba Baru, Madina bernama Said Rahman (14), diduga mengalami penganiayaan dan ancaman akan dibunuh oleh DG. Penganiayaan dan pengancaman itu merupakan buntut dari kecelakaan lalu lintas, dimana korban tanpa sengaja menyenggol mobil milik DG. 

Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka lebam di bagian wajahnya. DG sendiri sudah ditangkap Polisi pada Senin, 20 September 2021 malam kemarin. 

Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait
5 jam lalu

Tak Terima Diceraikan, Residivis KDRT di Palopo Sekap dan Lukai Mantan Istri Pakai Sajam

2 hari lalu

Tak Terima Kopi Diludahi, Satpam Kantor KPU Wajo Tebas Staf Pakai Badik

3 hari lalu

Cekcok Berujung Maut, IRT di Pekanbaru Tewas Dibacok Mantan Suami

3 hari lalu

Plt Sekda Konawe Selatan Ditahan Terkait Penganiayaan, Upaya Damai Tak Hentikan Proses Hukum

4 hari lalu

Cinta Terlarang Berujung Pembacokan, Pria di Bondowoso Bacok Suami dari Kekasihnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal