Pelecehan Seksual, Aktivis: Kampus Sudah Tak Aman untuk Perempuan

Stepanus Purba
Aksi menuntut pemecatan dosen cabul di USU Medan. (Foto: iNews.id/Stepanus Purba).

MEDAN, iNews.id - Aktivis perempuan di Sumatera Utara (Sumut), Medan Women March Mdn, menyoroti kasus dugaan pelecehan seksual dosen terhadap sejumlah mahasiswi di Universitas Sumatera Utara (USU).

Seorang aktivis, Wina Khairina mengatakan, sangat disayangkan mengapa kasus ini belum juga selesai. Padahal korban butuh keadilan atas masalah yang menimpanya.

"Pelaku (dosen) juga hanya mendapatkan sanksi berupa skorsing tulisan tanpa kop surat," kata Wina kepada wartawan di Kota Medan, Sumut, Rabu (29/5/2019).

Menurut dia, kasus yang terjadi di Fisip USU merupakan kasus pelecehan seksual karena struktur relasi kekuasaan antara dosen dan mahasiswa. Persoalan ini sangat sulit diungkap karena korban kerap kali merasa takut dan terancam.

Kondisi inilah yang menyebabkan kasus-kasus pelecehan seksual di USU berlangsung langgeng dan tidak mampu dilawan mahasiswa.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Alasan Polisi Tetapkan Gus Idris Tersangka Pelecehan Model Konten Sumpah Pocong

57 tahun lalu

Pengasuh Ponpes di Malang jadi Tersangka Pelecehan Seksual, Begini Modusnya

57 tahun lalu

Hotman Paris Turun Tangan, Siap Dampingi Santriwati Korban Dugaan Pelecehan di Pati

57 tahun lalu

PCNU Pati Kecam Dugaan Pelecehan Puluhan Santriwati, Minta Polisi Segera Tahan Kiai Pesantren

57 tahun lalu

Sarang Narkoba di Medan Digerebek, 3 Orang Ditangkap Belasan Lainnya Kabur Nyemplung Sungai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal