Pemprov Sumut Belum Temukan Solusi Kasus Babi Mati, Edy Rahmayadi: Beri Kami Masukan

Stepanus Purba
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat memberikan pernyataan usai hearing persoalan kasus kematian babi. (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

MEDAN,iNews.id - Gubernur Edy Rahmayadi mengakui sampai saat ini belum menemukan solusi penanganan kematian puluhan ribu ternak babi di Sumatera Utara (Sumut). Dia meminta masukan dari seluruh pihak untuk mencari jalan keluar bersama atas hal tersebut.

"Mari saudara-saudaraku, berikan masukan kepada kami untuk menangani permasalahan kematian babi di Sumatera Utara ini," ujar Edy Rahmayadi saat rapat dengar pendapat (hearing) terkait persoalan kematian ternak babi, Kamis (12/2/2020).

Dalam pemaparannya, Edy menjelaskan jika sejauh ini sudah ada 48.000 ekor babi yang mati. Angka ini terus bertambah setiap harinya karena kasus kematian babi akibat wabah masih terjadi.

"Setiap hari ada ternak babi yang mati akibat hog cholera dan African Swine Fever (ASF) di Sumatera Utara," katanya.

Menurutnya, Pemprov Sumut sudah menempuh sejumlah langkah penanganan. Salah satunya dengan membantu menguburkan bangkai babi.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
21 hari lalu

Imbas Sopir Truk Tangki Dipecat Massal, Gubsu Bobby Gandeng TNI-Polri Pasok BBM ke SPBU

22 hari lalu

Data Wabah ASF di Sulbar, 92 Ekor Babi Mati dan Puluhan Lainnya Terjangkit Virus

4 bulan lalu

Respons Cepat! Bobby Nasution Turun Tangan soal Bantuan Bencana di Tapteng

8 bulan lalu

UMP Sumut 2026 Naik 7,9 Persen Jadi Rp3,22 Juta, Cek Selengkapnya

8 bulan lalu

1.000 Unit Hunian Tetap Disiapkan untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal