Pemprov Sumut Sebut 46.600 Babi Mati sejak September 2019 akibat Wabah Hog Cholera

Stepanus Purba
Pemkot Medan saat mengumpulkan ratusan bangkai babi di Danau Siombak, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sumut, beberapa waktu lalu. (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

Soal usulan ini, Muhaimin mengakui ada peternak yang menolak. Sebab mereka selama ini tidak terbiasa memlihara sapi atau kambing.

“Mereka maunya tetap babi," ucapnya.

Dinas Ketahanan Pangan Sumut akan terus mengupayakan pembinaan agar peternak mau untuk beternak selain babi. Seperti ternak sapi atau kerbau.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
20 hari lalu

Imbas Sopir Truk Tangki Dipecat Massal, Gubsu Bobby Gandeng TNI-Polri Pasok BBM ke SPBU

22 hari lalu

Data Wabah ASF di Sulbar, 92 Ekor Babi Mati dan Puluhan Lainnya Terjangkit Virus

4 bulan lalu

Respons Cepat! Bobby Nasution Turun Tangan soal Bantuan Bencana di Tapteng

8 bulan lalu

UMP Sumut 2026 Naik 7,9 Persen Jadi Rp3,22 Juta, Cek Selengkapnya

8 bulan lalu

1.000 Unit Hunian Tetap Disiapkan untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal