Pengelola Wisata Danau Siombak Medan Pasang Bambu untuk Halau Bangkai Babi

Stepanus Purba
2 orang pekerja tampak memasang bambu penghalau bangkai babi di Danau Siombak, Medan, Sumatera Utara (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

Mustika mengatakan, meski sudah dihalau, bangkai-bangkai ini tetap mengeluarkan bau busuk yang menyengat. "Karena itu ada pegawai kami secara khusus menarik bangkai tersebut dan dievakuasi ke lokasi yang jauh dari kawasan wisata," katanya, Selasa (12/11/2019).

Selain itu, Mustika berharap pemerintah memberikan apresiasi kepada seorang karyawan Danau Siombak lantaran selama tiga pekan terakhir mengevakuasi bangkai-bangkai babi tersebut dari Danau Siombak.

”Kalau bisa, tolong apresiasi karyawan kami yang selama tiga minggu terakhir dan hari ini juga masih mengevakuasi bangkai babi dari Danau Siombak,” katanya.

Akibat bangkai-bangkai babi ini, kunjungan wisatawan menurun dan tidak sedikit yang membatalkan kunjungan. Ada sekitar 10 wisatawan yang sudah membatalkan pesanan dan jumlah kunjungan jadi berkurang sebesar 30 persen.

Rata-rata kunjungan wisatawan ke Danau Siombak setiap akhir pekan bisa mencapai 1.300-1.500 orang. Namun sejak ada bangkai babi, kunjungan hanya sekitar 700-900 orang.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
6 hari lalu

Berenang Bersama Teman, Wisatawan asal Tangerang Hilang di Pantai Carita Pandeglang

13 hari lalu

Terekam CCTV Jambret HP Wisatawan, Mata Elang di Bandung Ditangkap Polisi

21 hari lalu

4 Wisatawan Terhempas Ombak saat Swafoto di Tebing Pantai Semeti Lombok Tengah, 1 Tewas

1 bulan lalu

Wisatawan Hilang Terseret Ombak di Pantai Pangandaran, 2 Temannya Selamat

1 bulan lalu

Kronologi Kapal Angkut 45 Wisatawan Tenggelam di Bima, Oleng Dihantam Gelombang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal