Sesampai di kawasan Tanjung Pura, korban dilihat oleh penumpang lainnya menarik napas panjang seperti tengah tertidur.
"Namun tak berapa lama, dia terjatuh dari tempat duduknya. Lalu dari mulutnya mengeluarkan air liur," kata sopir bus, Ibrahim.
Melihat hal tersebut, dia kemudian berinisiatif membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjung Pura untuk mendapatkan pertolongan. Sayangnya, nyawa korban tidak tertolong dan meninggal di rumah sakit.
"Dugaan, korban meninggal karena serangan jantung," katanya.