Polisi Jelaskan Penyebab Ledakan di Bengkel Las Binjai yang Tewaskan 4 Korban

Stepanus Purba
Ahmad Ridwan Nasution
Bengkel las di Jalan Teuku Amir Hamzah, Kota Binjai hancur akibat ledakan gas, Kamis (27/8/2020). (Foto: istimewa)

BINJAI, iNews.id - Polisi memastikan ledakan di bengkel las Jalan Teuku Amir Hamzah, Kecamatan Hamparan Perak, Tandam Hulu II, Kota Binjai, Kamis (27/8/2020) bukan karena bom. Dari hasil penyelidikan, ledakan tersebut berasal dari salah satu tabung gas yang dipergunakan untuk mengelas besi.

Kapolres Binjai, AKBP Romadhoni Sutardjo mengatakan dari pemeriksaan awal ledakan berasal tabung gas yang digunakan untuk mengelas besi oleh salah pekerja bernama Erwin. Erwin diduga kurang hati-hati saat melakukan pengelasan besi hingga memicu ledakan dari tabung tersebut.

"Dugaan awal ledakan berasal dari salah satu tabung gas yang dipergunakan untuk mengelas besi," kata AKBP Romadhoni.

Sementara itu, Kasubden Jibom Polda Sumut, AKP Daud Pelawi menyebutkan dari hasil sterilisasi dan analisis awal pihaknya tidak menemukan unsur-unsur bom di TKP. Dugaan awal, ledakan berasal dari kebocoran gas.

"Tidak ada unsur-unsur bom. Serta hasil screening tidak ada unsur bahan peledak. Diduga ledakan berada di atas asbes (instalasi AC sentral) yang berasal dari kebocoran gas," ucapnya.

Diketahui, akibat ledakan bengkel las milik Suryono menyebabkan empat orang tewas dan 10 orang lainnya mengalami luka-luka. Dari empat korban tewas, tiga di antaranya berhasil diidentifikasi yakni Erwin, Ayu, dan Budi Irwansyah.

Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait
24 hari lalu

Kondisi 4 Korban Ledakan Pakuwon City Surabaya, Luka Bakar hingga 18 Persen

24 hari lalu

Kronologi Ledakan di Pakuwon City Surabaya, Berawal Koki Memasak Tercium Bau Gas

24 hari lalu

Update Ledakan Tabung Gas di Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan dan 16 Kendaraan Rusak

24 hari lalu

Kesaksian Warga saat Ledakan Pakuwon City Surabaya, Pintu Bergetar Dikira Gempa

24 hari lalu

Ledakan di Pakuwon City Surabaya Lukai 5 Orang, Polda Jatim: Diduga akibat Tabung Gas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal