Polisi: Sumut Jadi Tujuan Utama Perdagangan Gelap Hewan Langka

Stepanus Purba
Jumpa pers di Polda Sumut terkait perdagangan satwa langka. (Foto: Antara).

MEDAN, iNews.id - Direskrimsus Polda Sumatera Utara (Sumut), Kombes Pol Ronny Santama, menyebutkan daerahnya menjadi tujuan utama perdagangan gelap hewan langka di Indonesia.

"Kami menduga Sumut, khususnya Medan saat ini bukan hanya menjadi sumber hewan langka tapi juga tujuan peredaran hewan langka atau burung langka di Indonesia dan mungkin juga untuk transit ke negara lain," kata Rony di Mapolda Sumut, Kota Medan, Selasa (26/2/2019).

Terkait adanya burung-burung langka yang dipelihara oleh warga, kata dia, ada satu ekor yang memang habitatnya di daerah Sumut. Yakni, burung jenis Rangkong. Selebihnya didatangkan dari luar daerah.

Polda Sumut sendiri mengamankan 16 burung langka tersebut pada Rabu (20/2/2019) lalu. Semua jenis satwa tersebut dinilai burung-burung langka dan dilindungi undang-undang.

"Dari 16 burung yang kita amankan, ada 15 jenis burung yang habitatnya dari luar Sumut," ujar dia.

Pihak kepolisian hingga kini masih terus melakukan pengembangan terhadap kasus penjualan burung langka ini. Diduga ada oknum-oknum yang memperjualbelikannya, dan merupakan jaringan dari luar Sumut.

"Atas dasar itu kami menganggap ini sebuah peredaran besar. Kalau dikonversi ke pasaran, total burung langka yang disita ini mencapai Rp500 juta," kata dia.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
12 hari lalu

Tongkat Komando Berganti, AKBP Hendri Nupia Jabat Kapolres Simalungun Gantikan AKBP Marganda

14 hari lalu

Tongkat Komando Polres Pematangsiantar Berganti, AKBP Dhana Gantikan AKBP Sah Udur

17 hari lalu

Polisi Tangkap 8 Pelaku Penyerangan dan Perusakan 13 Rumah Warga di Humbahas

18 hari lalu

Cegah Kepunahan, Pemerintah Didesak Buat Mekanisme Force Majeure Satwa saat Karhutla

29 hari lalu

Live TikTok Konten Pornografi demi Gift, Perempuan di Medan Ditangkap Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal