MEDAN, iNews.id - Produksi sampah di Kota Medan tercatat sebagai 2.000 ton setiap harinya. Wali Kota Medan Bobby Nasution mengajak warga Kota Medan untuk mengolah sampah dihasilkan agar memiliki nilai ekonomis ke depannya.
Bobby mengatakan Pemerintah Kota (Pemko) Medan ke depan tidak hanya sekedar mengutip dan mengantarkan sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA). Namun sampah yang dihasilkan warga tersebut akan diolah menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomis.
Pemko Medan akan mengubah pola pengolahan sampah di TPA dari sebelumnya open dumping ke sanitary landfill. Fokus pengerjaan sanitary landfill saat ini difokuskan di TPA Regional di Talun Kenas, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang. Total ada 50 hektar lahan TPA Regional.
"Wilayah Medan 15 hektar. TPA Terjun tersisa empat hektar lagi, makanya harus cepat sanitary landfill di TPA regional. Walaupun TPA terjun masih open dumping tetap akan dipergunakan," kata Bobby.
Pengolahan sampah menjadi pupuk, d bukan hanya di pasar tradisional saja melainkan di TPA juga menerapkan sistem yang sama.