“Banyak lumpur masuk ke rumah dan sulit dibersihkan,” kata warga Sakdiah Lubis yang membersihkan rumah bersama suaminya.
Banjir bandang yang melanda Madina terjadi akibat meluapnya sejumlah sungai di antaranya Sungai Batang Gadis, Sungai Batang Natal, hingga Sungai Aek Mata. Musibah ini berdampak pada warga di 12 kecamatan. Pemerintah Kabupaten Madina pun telah menetapkan satu pekan masa tanggap darurat bencana banjir bandang.