Suami Gangguan Jiwa, Istri di Batubara Banting Tulang Nafkahi Keluarga dengan 3 Anak

Fadli Pelka
Keluarga di Batubara yang berharap uluran tangan untuk meningkatkan perekonomian. (Foto: iNews/Fadli Pelka)

Namun itu pun hanya berlangsung selama empat bulan. Kakak iparnya Rustam (65) tiba-tiba diserang kelumpuhan. Bantuan yang selama ini diterima tidak diperoleh lagi karena abang iparnya sudah tak mampu bekerja.

Menghadapi situasi sulit, Atik banting setir mengambilalih tanggung jawab keluarga dengan menafkahi sekaligus membiayai pendidikan anak-anaknya.

Kendati di tengah keterbatasan dan kemampuan, Atik bekerja sebagai buruh cuci dan mengambil upahan mengupas kelapa di agen kelapa dengan penghasilan ,aksimal Rp20.000 per hari.

"Biasanya sewaktu ayah mereka masih bekerja kami tidaklah kekurangan seperti sekarang ini. Saya dan anak-anak sering dibantu abang ipar untuk biaya hidup dan sekolah," katanya.

Meski berat, mau tidak mau Atik harus melakukan pekerjaan kasar agar anak-anaknya dapat makan dan sekolah.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Identitas 7 Korban Tewas Kecelakaan Maut Travel vs Truk di Tol Lima Puluh-Indrapura

57 tahun lalu

Kronologi Kecelakaan Maut Travel di Tol Lima Puluh Tewaskan 7 Orang, Sopir Truk Kabur

57 tahun lalu

Update Korban Kecelakaan Maut Bus Travel di Batubara, 7 Orang Tewas Belasan Dirawat di RS

57 tahun lalu

Kronologi Istri Ditusuk Suami Pakai Obeng saat Ambil Rapor di Semarang

57 tahun lalu

Pembunuh Mama Muda di Makassar Ditangkap, Ternyata Sang Suami

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal