“Kepada rekan-rekan Direksi (BOD), akibat abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau, Bandara CGK ditutup hingga pukul 09.30 WIB. Hingga saat ini, terdapat sejumlah penerbangan yang dibatalkan dan dialihkan,” tulis keterangan tersebut.
Sementara itu, operasional di Bandara Internasional Kualanamu masih berjalan normal meskipun terjadi dampak terhadap sejumlah penerbangan tujuan Jakarta. Pengelola bandara terus melakukan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memantau perkembangan situasi.
“Koordinasi intensif secara berkala terus dilakukan dengan seluruh pemangku kepentingan di bandara. Informasi terbaru akan terus disampaikan kepada pihak BOD. Terima kasih,” tulis keterangan tersebut.
Berdasarkan pembaruan data pukul 10.10 WIB, penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta diperpanjang hingga pukul 13.30 WIB. Sementara Bandara Internasional Halim Perdanakusuma ditutup hingga pukul 14.00 WIB.
Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kembali jadwal penerbangan dari dan menuju Jakarta. Pengelola Bandara Kualanamu pun mengimbau calon penumpang memastikan kembali status penerbangannya sebelum berangkat ke bandara.
Sehubungan dengan meningkatnya aktivitas erupsi, pihak Bandara Kualanamu meminta seluruh pengguna jasa memeriksa kembali status dan jadwal penerbangan melalui maskapai masing-masing.
“Kami memahami bahwa perubahan atau penyesuaian perjalanan dapat menimbulkan ketidaknyamanan. Atas segala ketidaknyamanan yang mungkin terjadi, kami memohon maaf dan mengucapkan terima kasih atas pengertian serta kerja sama seluruh pengguna jasa,” tulis pihak pengelola dalam pemberitahuan tersebut.