Tinjau Pelaksanaan Seleksi ASN-PPPK Guru di Tapteng, Bupati: Jangan Percaya Calo

Stepanus Purba
Bupati Tapteng Bakhtiar Sibarani saat meninjau pelaksanaan seleksi ASN dan PPPK Guru tahap I di SMA Negeri 1 Matauli Pandan. (Foto: istimewa)

TAPTENG, iNews.id - Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Bakhtiar Ahmad Sibarani meninjau langsung pelaksanaan seleksi  Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru tahap I di SMA Negeri 1 Plus Matauli Pandan, Senin (13/9/2021). Peserta diminta untuk percaya diri dan tidak percaya calo-calo yang mengaku mampu membuat lolos peserta. 

“Saya saja selaku Bupati tidak punya kapasitas untuk meloloskan, karena memang yang menentukan kelulusan itu adalah kementerian sesuai dengan kemampuan peserta. Sekali lagi, jangan percaya dengan calo yang menjanjikan bisa meloloskan ujian ini,” kata Bahtiar.

Bakhtiar menekankan, tidak ingin kejadian seperti kembali terulang di Tapteng khususnya di masa kepemimpinannya.

“Kasihan masyarakat jadi korban,” ucap Bahtiar.

Bakhtiar mengajak para peserta untuk berani melaporkan kepada kepolisian jika ada yang oknum yang memintai mereka uang agar bisa lolos. Dia menegaskan sistem penerimaan saat ini sudah terintegrasi mulai dari daerah hingga pusat. 

"Bisa saja ada oknum-oknum tertentu yang memanfaatkan situasi seleksi ini. Jadi, yakinlah dengan kamampuan sendiri, karena kemampuan itulah yang meloloskan anda,” ucapnya. 

Pada kesempatan itu juga, Bupati menyampaikan, sebagai wujud rasa peduli terhadap para peserta PPPK, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah menggratiskan biaya swab Antigen dan Vaksin Covid-19 sebagai syarat bagi peserta ujian.

Total peserta yang mengikuti seleksi PPPK ini untuk Kabupaten Tapteng sebanyak 1.475 orang sementara yang dibutuhkan hanya 186 orang.

Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait
5 hari lalu

Beredar Kabar PPPK Paruh Waktu Ditempatkan di Ormas, BKD Jateng Bongkar Faktanya

19 hari lalu

Wali Kota Tidore Siap Mundur Buntut Ricuh ASN di Tidore gegara Efisiensi Anggaran

20 hari lalu

Kecewa TPP Dipotong 30 Persen, ASN di Tidore Baku Hantam dan Nyaris Bakar Kantor Wali Kota

20 hari lalu

Wali Kota Tidore Umumkan Pemotongan TPP, Apel ASN dan PPPK Berubah Ricuh

2 bulan lalu

Edarkan Sabu, Oknum Guru SD Berstatus PPPK di Bondowoso Ditangkap Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal