"Di areal parit itu sudah ada plang larangan mendekati parit," kata Duma Siregar, Sabtu (9/12/2023).
Camat Air Putih, Wahidin Kamal, membenarkan kejadian tersebut dan mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan pengawasan terhadap anak-anak mereka. Dia juga mengingatkan agar menghindari anak-anak mendekati lokasi galian parit isolasi guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.
"Kami sampaikan tolong kepada warga desa untuk tidak mendekati area penggalian parit terutama anak-anak. Ini cukup dalam dan lebar. Ini dua orang anak kelas 5 SD tenggelam di parit," ucap Wahidin.
Saat ini, kedua korban telah dimakamkan di Pemakaman Muslim Desa Lubuk Besar.