Aksi para peserta menarik perhatian masyarakat. Warga memadati area persawahan untuk menyaksikan langsung balapan traktor yang berlangsung meriah.
Salah satu peserta asal Kampung Mesjid, Zulham, berhasil meraih juara pertama. Dia mengaku harus berjuang keras untuk menaklukkan lintasan.
"Alhamdulillah sangat seru dan melelahkan. Saya juara satu dengan penuh perjuangan, gak sia-sia," ujarnya, Kamis (16/7/2026).
Wakil Bupati Labura Samsul Tanjung mengatakan, lomba tersebut bukan hanya menjadi hiburan bagi masyarakat. Balap jetor juga menjadi sarana mempererat hubungan antara petani dan operator alat pertanian dari berbagai daerah.
"Tentunya ini pelaksanaan kali kedua cukup meriah. Momentum ini sekaligus menjadi silaturahmi bagi para petani kita," katanya.
Pemkab Labura berharap kegiatan tersebut dapat terus digelar dan menjadi salah satu agenda menarik dalam rangkaian peringatan hari jadi daerah. Selain menghadirkan hiburan, lomba juga memperlihatkan keterampilan para operator dalam mengendalikan alat pertanian di medan yang sulit.