Viral Video Lurah di Pematangsiantar Dianiaya Oknum TNI Diduga karena Tolak Operasi Yustisi

Dharma Setiawan
Cuplikan video seorang lurah di Pematangsiantar diduga menjadi korban penganiayaan oknum TNI. (Foto: iNews/Dharma Setiawan)

PEMATANGSIANTAR, iNews.id - Video penganianyaan Lurah Kelurahan Asuhan, Kota Pematangsiantar  Walmaria Zaluhu yang diduga dilakukan oknum TNIviral di media sosial. Penganiayaan tersebut dilakukan diduga karena oknum TNI tersebut menolak Operasi Yustisi yang dilakukan pihak ke toko kelontong yang ada di rumahnya. 

Dari caption video yang diunggah di akun facebook milik Walmaria Zaluhu disebutkan penganiayaan berawal saat Lurah Kelurahan Asuhan, Walmaria Zaluhu bersama petugas mendatangi sebuah warung kelontong. Kepada warga yang ada di lokasi tersebut, mereka mengimbau untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes). 

Selanjutnya, lurah yang merekam kejadian tersebut terlibat perdebatan dengan seorang laki-laki. Tak lama berselang, perempuan tersebut diketahui dipukul hingga mulutnya mengeluarkan darah.

Tak lama kemudian, Walmaria Zaluhu yang merekam kejadian tersebut dipukul oleh seorang laki-laki yang diduga oknum TNI yang bertugas sebagai Babinsa di Pahae Julu, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). 

Pemukulan tersebut membuat Walmaria Zaluhu mengalami luka dan mulutnya mengeluarkan darah. Selanjutnya, perempuan berambur pendek tersebut dievakuasi ke sebuah rumah oleh seorang laki-laki.

Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait
1 hari lalu

Mencekam! Kadispar Sultra Dikepung Massa usai Diduga Fitnah Anggota DPR di Medsos

1 hari lalu

Apes! Gadis di Jember Dianiaya Pria Kenalan Medsos saat Kopdar, Motor Raib

3 hari lalu

Kesal Tak Diberi Salep, Oknum Kades di Bangkalan Diduga Pukul Perawat Puskesmas

7 hari lalu

Satgas Teritorial Koops TNI Habema Bangun Jembatan dan Beri Pengobatan Gratis Warga Papua

9 hari lalu

Viral Bendera Israel Berkibar di Rumah Warga Lamongan, Aparat Sigap Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal