Walhi Sumut Desak Polisi Investigasi Kematian Aktivis Lingkungan Golfrid Siregar

Ahmad Ridwan Nasution
Kepala Departemen Advokasi Walhi Sumut Khairul Bukhari menjelaskan kejanggalan yang ditemukan dalam kematian aktivis lingkungan Golfrid Siregar di Medan, Sumut, Senin (7/10/2019). (Foto: iNews/Ahmad Ridwan Nasution)

MEDAN, iNews.id – Tim advokasi hukum Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sumatera Utara (Sumut) mendesak Kepolisian menginvestigasi kasus kematian aktivis lingkunganGolfrid Siregar. Kematiannya dinilai tidak wajar karena banyak kejanggalan.

Kepala Departemen Advokasi Walhi Sumut Khairul Bukhari mengatakan, korban ditemukan terkapar dan tidak sadarkan diri di Fly Over Simpang Pos, Medan, pada Kamis (3/10/2019) pukul 01.00 WIB. Kondisi tempurung kepalanya pecah.

Berdasarkan kronologi kejadian, korban disebut mengalami kecelakaan lalu lintas. Hanya, hal ini dinilai tidak sesuai dengan kondisi korban dan sepeda motornya. Sebab, sepeda motor korban hanya mengalami kerusakan ringan. Tidak hanya itu, pakaian yang dikenakannya juga tidak mengalami robek.

Sementara di tubuh korban juga tidak ditemukan luka serius pada bagian kaki atau tangan sebagaimana korban kecelakaan. Namun, tempurung kepala korban pecah dan di bagian mata mengalami lebam.

“Apakah itu laka lantas atau pembunuhan? Karena kalau dilihat sepeda motornya hanya lecet-lecet kecil, seperti dijatuhkan begitu saja, tidak ada yang pecah atau rusak. Hanya tergores. Sementara kepala korban sebelah kanan pecah sehingga langsung kritis dan meninggal,” kata Khairul Bukhari, Senin (7/10/2019).

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
19 hari lalu

Kabar Duka, Kombes Steidy Raranta Meninggal Baru 4 Hari Dilantik Jadi Kabid Humas Polda Sulut

21 hari lalu

Sjamsul Kahar Tutup Usia, Tokoh Pers Aceh Sekaligus Ayah Wamenkomdigi Nezar Patria

2 bulan lalu

Kisah Pilu Relawan Gempa NTT, Ahmad Zaki Meninggal saat Bantu Korban Bencana

4 bulan lalu

Kabar Duka dari NTT, Dokter Icha Meninggal Dunia di Usia 27 Tahun

6 bulan lalu

Kabar Duka! Jemaah Haji Lansia Asal Pasuruan Meninggal di Madinah akibat Sesak Napas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal