"Korban meninggal di tempat, saya belum tahu pasti. Info yang saya terima istrinya ada di situ saat kejadian," katanya.
Sementara itu, Humas PT Agrinas Palma Nusantara, Hendri, membantah adanya tindakan penganiayaan dalam peristiwa tersebut. Pihak perusahaan menyebut kejadian bermula dari dugaan pencurian.
"Ada pencurian lalu dua orang diamankan ke mess untuk interogasi. Dua orang itu sudah bebas. Tidak ada penganiayaan," katanya.
Pihak perusahaan juga belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait dugaan keterlibatan petugas keamanan dalam insiden tersebut.
Sementara itu, mobil yang diduga digunakan para pelaku setelah kejadian dilaporkan terlihat berada di Polsek Kualuh Hulu. Hingga kini, polisi masih menyelidiki terkait dugaan kematian akibat penganiayaan tersebut. Aparat juga telah mengamankan sejumlah pihak untuk dimintai keterangan.