Wow, Ekspor Bunga Krisan asal Sumut ke Jepang Meroket hingga 800 Persen

Wahyudi Aulia Siregar
Bunga hias krisan asal Sumut yang diekspor ke Jepang. (foto: Dokumentasi Barantan)

Secara teknis, Yusmanto menjabarkan bunga krisan harus dikemas dengan cara dan standar negara tujuan. Hal ini agar tetap segar, komoditas dikirim dengan menggunakan peti kemas berpendingin atau reefer (refrigerated container). 

"Yang tidak kalah pentingnya harus bebas dari serangga hidup dan nematoda berjenis radopholus similis," ucapnya.

Secara terpisah, Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan) Ali Jamil mengapreasiasi peningkatan volume ekspor komoditas ekspor unggulan asal Kabupaten Karo, Sumut.  Hal ini sejalan dengan program strategis Kementerian Pertanian dalam mendongkrak ekspor pertanian. 

Sebagai informasi, program jangka panjang yang digagas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo berupa Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks). Gerakan ini mengakomodir semua kepentingan para pelaku pembangunan pertanian dari hulu sampai hilir.

“Ekspor bukan hanya soal angka. Ini juga kebanggaan bagi kita sebagai bangsa agraris. Barantan siapkan ‘karpet merah’ bagi eksportir pertanian,” kata Jamil.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
16 hari lalu

Momentum Haornas, BNI Dukung Skuad Bulutangkis Indonesia Menuju Asian Games 2026

23 hari lalu

Penampakan 4 Kura-Kura Raksasa Aldabra di KBS, Bobot 100 Kg

1 bulan lalu

Atraksi Pertunjukan Reog Ponorogo Ramaikan Festival Indonesia di Jepang

3 bulan lalu

Dijanjikan Kerja di Jepang, 6 Calon PMI di NTB Nyaris Jadi Korban Perdagangan Orang

4 bulan lalu

Pekerja Migran asal Kebumen Tewas Ditikam di Jepang, Keluarga Minta Jenazah Dipulangkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal