“Untuk penghuni Asrama Haji yang ada di sana akan dipulangkan dan isolasi mandiri karena mereka adalah ODP,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus, Pemkab Sleman juga akan menyediakan tiga lokasi lain. Yakni di Balai Diklat Kementerian PMD di Kalasan, Wisma Sembada di Sleman dan rusunawa Gemawang. Hanya Rusunawa Gemanang harus hati-hati karena berada di tengah permukiman warga.
“Jadi nanti ketika hasilnya reaktif langsung dilakukan swab. Kalau negatif akan dilakukan sekali lagi,” ucap Joko.