Musim dingin yang terjadi di Benua Eropa kala itu membuat mereka diharuskan menyembelih hewan ternak. Sebab, jika hal itu tidak dilakukan hewan ternak akan mati.
Maka daging sembelihan dari hewan ternak tersebut mesti diawetkan. Namun bahan pengawet makanan waktu itu adalah rempah.
Perkembangan teknologi dan sains semakin berkembang setelah pasukan Kristen Eropa kalah di Perang Salib. Abad gelap selesai dan digantikan dengan Abad Pencerahan atau Renaisans yang dimulai pada abad ke-15 Masehi.
Kekalahan bangsa-bangsa Eropa di Perang Salib membuat mereka sadar lemah dalam perihal teknologi dan ilmu pengetahuan.
Di masa Renaisans, berbagai teori sains muncul. Seperti teori Heliosentrisme yang dipopulerkan oleh Nicolas Copernicus dan Galileo Galilei.