5.000 Anjing Dibunuh untuk Disantap Dalam Perayaan Festival di China

Umaya Khusniah
Ratusan anjing mati dijual sebagai makanan di Pasar Nanqiao di Yulin. (Foto: Mirror)

Sementara itu, pakar kebijakan kesejahteraan hewan China dari HSI, Dr Peter Li, memuji kemajuan negara tersebut setelah Shenzhen dan Zhuhai menjadi kota daratan pertama yang melarang penjualan dan konsumsi daging anjing dan kucing.

Namun dia memperingatkan jika perdagangan tak segera dihentikan, bisa menjadi bom waktu untuk zoonosis (penyakit yang dapat berpindah dari hewan ke manusia) dan wabah penyakit.

“Kesehatan dan keselamatan dari 1,4 miliar penduduk China tidak sebanding dengan kepentingan sejumlah kecil pedagang daging anjing,” katanya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Vaksin Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan di Purwakarta, Kucing hingga Musang

1 bulan lalu

Tombak Penyu lalu Dikonsumsi, Instruktur Selam asal China Ditangkap Imigrasi Makassar

2 bulan lalu

Jebakan Lowongan Admin Kripto! 3 WNA China Diduga Dalang Sindikat Scamming di Sidoarjo

3 bulan lalu

Tak Terima Ditampar, Operator Ekskavator Lindas TKA China di Luwu Utara

4 bulan lalu

15 WNA China dan Vietnam Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Jual Beli Data Perbankan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal