Akademisi UGM: Maklumat Kapolri Berlebihan, Pembubaran FPI Harus Humanis

Priyo Setyawan
Maklumat Kapolri. (Foto: Istimewa)


 
Menurut Hempri, yang lebih penting dilakukan yakni dengan mengedepankan pendekatan yang lebih humanis dan kehati-hatian. Termasuk yang diamati bukan hanya FPI, tetapi organisasi atau gerakan lain yang ingin mengganti Pancasila juga harus diawali dan dibubarkan. 
 
“Jangan sampai nantinya ada  pihak  yang kontra justru menguatkan dan menganggap pemerintah cenderung bersikap otoriter,” papar Dosen Departeman Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (PSDK) Fisipol UGM itu.

Hempri menambahkan untuk  pembubaran FPI sendiri sudah tepat, namun dalam mengawal pembubaran prinsip humanisme tetap harus dikedepankan.
 
“Pertarungan wacana dalam soal FPI ini kan masih terus berlangsung sehingga jangan sampai ada salah langkah yg diambil oleh pemerintah yg justru bisa berakibat blunder,” ungkapnya

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pengamat Ekonomi UGM Sebut Larangan Impor Baju Bekas Harus Diikuti Kualitas Sandang Lokal

57 tahun lalu

Pengamat Psikologi UGM Beberkan Alasan Orang Suka Flexing

57 tahun lalu

Hirup Udara Bebas, Ini yang Dilakukan Habib Rizieq Shihab

57 tahun lalu

Petanesia Desak Aparat Keamanan Segera Tindak Tegas Kelompok Khilafatul Muslimin

57 tahun lalu

Ekonom UGM Minta Pemerintah Tidak Naikkan Harga Pertalite dan Tarif Listrik, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal