Aktivitas Gunung Merapi Belum Membahayakan Penduduk

Antara
BPPTKG memastikan aktivitas Gunung Merapi hingga saat ini belum membahayakan penduduk. (Foto : Antara)

Selama ini awan panas maupun guguran lava Merapi lebih banyak meluncur melalui kubah lava barat daya karena posisinya yang tidak stabil di lereng sisi barat daya puncak Merapi atau di atas lava sisa erupsi tahun 1997.

"Aktivitas selama ini ada di (kubah lava) sisi barat daya begitu ada suplai magma kemudian langsung meluncur," ujar Hanik Humaida.

Sebelumnya, BPPTKG mengamati terjadinya peningkatan aktivitas seismik Gunung Merapi pada Rabu (9/3/2022) malam.

BPPTKG mencatat 5 kali kejadian awan panas guguran ke arah tenggara pada 9 Maret pada pukul 23.18, 23.29, 23.38, 23.44, 23.53 WIB dengan jarak luncur maksimal 5 km.

Berikutnya pada 10 Maret 2020, BPPTKG mencatat 11 kali kejadian awan panas ke arah tenggara yakni pada pukul 00.22, 00.54, 01.00, 01.22, 01.35, 01.59, 02.07, 02.43, 02.58, 03.00, dan 04.43 WIB dengan jarak luncur maksimal 2 km.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
19 hari lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran 2 Km ke Arah Barat Daya

21 hari lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2 Km, Warga Diminta Waspada

27 hari lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1,7 Km, Warga Diminta Waspada

2 bulan lalu

Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas 2 Kilometer, Status Siaga

2 bulan lalu

Gunung Merapi Erupsi Sore Ini, Luncurkan Awan Panas Guguran ke Kali Sat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal