Antisipasi Antraks, Kulonprogo Intensif Awasi Perdagangan Ternak

Kuntadi
Hewan ternak di Gunungkidul mulai terinfeksi antraks. (Foto: Dok iNews).

"Jangan juga konsumsi hewan ternak yang mati mendadak," kata Ananta.

Penyakit antraks, kata Kogam, tidak ditularkan antarmanusia. Namun dari hewan yang terjangkit bakteri Bacillus antrachis. Penularan ini bisa lewat kulit, daging, tulang maupun kotoran hewan tersebut.

"Dari situ lah bakteri bisa masuk ke tubuh manusia lewat kulit yang terluka hingga udara," ujar dia.

Di Kulonprogo, kasus antraks sapi pernah ditemukan di Kecamatan Girimulyo pada 2017 lalu. Saat itu sudah tertangani secara intensif. Kasus ini sampai tertular kepada warga karena mengonsumsi daging sapi.

Selain memberi pengobatan kepada warga terjangkit, Pemkab Kulonprogo juga melakukan tindakan Surveillance dengan melakukan penyemprotan dan melakukan vaksinasi hewan-hewan yang sehat.

"Warga tidak perlu panik, namun harus waspada," katanya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Desa Cikaso Kuningan Catat Rekor Kurban 28 Sapi, Daging Berlimpah Dibagikan ke Warga

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor di Kulonprogo, 4 Rumah Rusak dan Sejumlah Jalan Tertutup

57 tahun lalu

Hujan Deras, Tebing Longsor di Kulonprogo Terjang Rumah Warga

57 tahun lalu

Hati-Hati Modus Kejahatan, Penipuan Jual Beli Online Emas Antam Diungkap Polres Gunungkidul

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal