AS Tetap Tuduh China Lakukan Genosida Terhadap Muslim Uighur

Anton Suhartono
Muslim Uighur di Eropa berdemonstrasi di Turki mengecam kebijakan pemerintah China yang memasukkan jutaan Muslim Uighur di Negeri Tirai Bambu ke kamp-kamp reedukasi. (foto: AFP)

Pemerintah AS haarus melakukan sesuatu dalam waktu 90 hari sejak undang-undang terkait kejahatan di Xinjiang disahkan pada 27 Desember lalu. 

Ketua bersama CECC dari Demokrat Jim McGovern menyebut pelanggaran HAM yang dilakukan China di Xinjiang pada 2020 mengejutkan dan belum pernah terjadi sebelumnya. 

Dia juga mendesak Kongres dan pemerintahan AS untuk meminta pertanggungjawaban negeri Tirai Bambu. China membantah tuduhan tersebut.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
22 hari lalu

Tombak Penyu lalu Dikonsumsi, Instruktur Selam asal China Ditangkap Imigrasi Makassar

29 hari lalu

Jebakan Lowongan Admin Kripto! 3 WNA China Diduga Dalang Sindikat Scamming di Sidoarjo

3 bulan lalu

Tak Terima Ditampar, Operator Ekskavator Lindas TKA China di Luwu Utara

3 bulan lalu

15 WNA China dan Vietnam Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Jual Beli Data Perbankan

4 bulan lalu

Pilu! Begini Pengakuan Gadis Indramayu Korban TPPO Modus Pengantin Pesanan di China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal