Atasi Stunting, Dinas Kesehatan DIY Gunakan Pendekatan Siklus Kehidupan

Antara
Pemda DIY melakukan intervensi penanganan stunting dengan pendekatan siklus kehidupan. (Foto: Ilustrasi/Ist)

YOGYAKARTA, iNews.id - Dinas Kesehatan DIY melakukan penanganan stunting dengan menggunakan pendekatan siklus kehidupan. Banyak kasus stunting dipicu calon ibu kurang nutrisi

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan DIY Endang Pamungkasiwi mengatakan, dinas terus melakukan intervensi dalam penanganan stunting menggunakan siklus kehidupan. 
 
“Dari hasil penelitian Dinkes DIY kasus stunting dipicu kurangnya nutrisi saat calon ibu masih remaja atau pada usia produktif,” kata Endang. 

Untuk itulah intervensi dilakukans ejak calon ibu masih berusia remaja. Mereka telah melakukan program perbaikan gizi hingga memeriksa kadar hemoglobin (Hb) pada remaja putri sebagai calon ibu secara rutin.

”Data Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) tahun 2018 tidak sedikit remaja Indonesia yang mengalami kekurangan gizi dan anemia,” katanya. 

Mengacu data riset itu, sebesar 23,8 persen remaja putri mengalami anemia dan 8,7 persen remaja berusia 13-15 tahun termasuk dalam kategori kurus dan sangat kurus. Kondisi menjadikan tingkat risiko melahirkan anak-anak stunting. Untuk mencegah dilakukan pemeriksaan Hb, pemberian tablet tambah darah, serta peningkatan pemeriksaan kesehatan ibu hamil. 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bangkalan Fokus Perbaikan Gizi Anak, Muhammad Mosleh: Peran Komunitas Jadi Kunci Tekan Stunting 

57 tahun lalu

Cegah Stunting, Wamendagri Ingatkan Pemda soal Anggaran Tak Efisien

57 tahun lalu

Kisah Pilu Bocah di Lebak Stunting Berat karena Keterbatasan Ekonomi, Kondisinya Mengenaskan

57 tahun lalu

Mandiri Sahabat Desa Fokus pada 200 Keluarga Risiko Stunting di Yogyakarta

57 tahun lalu

Cegah Stunting, Posyandu Mawar Desa Ransang Terima Bantuan Susu dan Vitamin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal