Bandara NYIA Sulit Menjadi Magnet Bisnis Hotel di Kulonprogo

Kuntadi
Ilustrasi hotel di Yogyakarta. (Foto: Istimewa).

YOGYAKARTA, iNews.id - Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) DIY, Istidjab Danunagoro menilai, kehadiran bandara baru Yogyakarta (New Yogyakarta International Airport/NYIA) belum mampu menarik minat investor untuk mengembangkan hotel berbintang di Kabupaten Kulonprogo.

Menurut dia, para investor cenderung memilih mengembangkan bisnis perhotelan di Yogyakarta dan Sleman, meski Bandara NYIA digadang-gadang akan menjadi pintu masuk wisatawan ke kota pendidikan tersebut.

"Kemarin sempat ada yang melakukan peletakan batu pertama, tapi itu juga terakhir dan tidak jadi membangun," kata Istidjab saat dikonfirmasi di Balai Kota Yogyakarta, Rabu (2/1/2019).

Menurut dia, banyak pertimbangan yang dilakukan investor untuk menanamkan modalnya di daerah Kulonprogo. Di antaranya perhitungan mereka atas nilai investasi di sana, karena membangun hotel berbintang membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.

"Mereka masih takut balik modalnya lama. Karena, untuk mengembalikan modal investasi perhotelan setidaknya butuh waktu 8-10 tahun," ujar dia.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tips agar Liburan Keluarga ke Yogyakarta Lebih Praktis dan Nyaman!

57 tahun lalu

Hotel di Semarang Kebakaran, Api Berawal dari Lantai Atas

57 tahun lalu

Pohon Besar Tumbang Timpa 2 Mobil di Hotel Bandar Lampung, 1 Orang Terluka Parah

57 tahun lalu

3 Rekomendasi Hotel di Tengah Kota Jogja dengan Popularitas Tertinggi

57 tahun lalu

Tragis! Mobil Listrik Tabrak Hotel di Klaten hingga Masuk Lobi, Tamu Panik Berhamburan ke Luar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal