Bank Indonesia Optimistis Ekonomi DIY 2022 akan Tumbuh 4,8 Persen

Antara
Transaksi perdagangan di pasar tradisional. (foto: doc/iNews.id)

Miyono meminta masyarakat tidak lengah dan tetap menjaga dan melaksanakan protokol kesehatan karena pandemi COVID-19 belum usai. Bahkan masih terjadi mutasi virus Covid-19 yang masih terus terjadi. Selain itu, kondisi ekonomi global juga masih tidak menentu, yang berpotensi mendorong inflasi di luar negeri berdampak di Indonesia. 

"Daya beli masyarakat perlu terus dijaga, sejalan dengan stimulus pemerintah yang mulai dikurangi pada tahun 2022," katanya. 

Berkaca pada situasi pandemi Covid-19, sinergi dan inovasi menjadi kunci pemulihan ekonomi di DIY. Bank Indonesia juga akan terus bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak, dalam memajukan ekonomi DIY.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Massa BEM SI Segel Kantor BI Jateng

57 tahun lalu

Kredit Perumahan Tersendat, Perindo Bali Desak Evaluasi Kebijakan Perbankan

57 tahun lalu

Geger! Warga Cirebon Ditangkap usai Produksi Uang Palsu Rp12 Miliar di Rumah

57 tahun lalu

Kronologi Sopir Bank di Wonogiri Bawa Kabur Uang Rp10 Miliar, Manfaatkan Kesempatan Ini

57 tahun lalu

Inflasi di Papua Stabil, Pj Gubernur Agus Fatoni Pastikan Harga dan Stok Beras Aman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal