Bantu Petani, ASN Bantul Borong 3 Ton Bawang Merah

Kuntadi
Bupati Bantul Suharsono (dua kiri) ikut memborong bawang merah dari petani di kompleks Pemkab bantul, Senin (16/9/2019). (Foto: iNews.id/Kuntadi)

“Ada yang beli langsung tetapi ada juga yang dikoordinir per kantor,” kata petani asal Dusun Soge, Desa Srigading Kecamatan Sanden ini.

Dia menjelaskan, saat ini harga bawang di pasaran sudah mulai merangkak naik. Jika sebelumnya pada awal bulan lalu harganya Rp5.000 per kilogram, kini sudah mencapai Rp8.000 per kilogram.

Kenaikan ini tidak lepas banyaknya pedagang yang datang dan memburu bawang merah petani.

Menurutnya, jatuhnya harga di kalangan petani ini terjadi ketika masa panen raya. Selama ini ada empat kecamatan yakni, Sanden, Kretek, Imogiri dan Srandakan yang menjadi sentra bawang merah di Bantul.

Kondisi ini menjadikan petani merugi. Karena untuk BEP (break event point) harga jual minimal Rp8.000. “Hasil produksi sangat bagus. Satu hektar bisa 13 ton,” ujarnya.  

Bupati Bantul, Suharsono mengatakan, pemkab ke depan akan berupaya untuk membeli bawang merah petani saat harga di pasaran jatuh.  Langkah ini akan dilakukan sama seperti program beras asli bantul yang mewajibkan ASN membeli beras dari petani, untuk menjaga harga.   

“Saya sudah meminta kepada Dinas Pertanian Pangan Keluatan dan Perikanan (DPKP) untuk membeli saat harga jatuh dan ditampug di gudang yang ada di KUD,” katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
12 hari lalu

Buaya Berkeliaran di Sawah Warga Wajo, Petani Nyaris Injak Langsung Loncat

27 hari lalu

Rebutan Air Irigasi Sawah, Petani di Sragen Tewas Ditikam Tetangga

28 hari lalu

Ditusuk Tetangga saat Jogging, Kakek 65 Tahun di Sragen Tewas Mengenaskan

31 hari lalu

Tragis! Petani di Malang Tewas Terjebak Api saat Padamkan Kebakaran Lahan Tebu

2 bulan lalu

Tragis! Petani di Lamongan Tewas Dipukul Tetangga gegara Dituduh Isu Santet

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal